Kerja keras dan pantang menyerah menjadi kunci keberhasilan Goh Cheng Liang. Dialah salah satu orang terkaya di Singapura yang mengawali kesuksesannya dari tingkat bawah.
Meski ia kaya raya, Goh ini belum termasuk dalam daftar orang terkaya di dunia. Namun di Singapura, Goh menjadi orang penting karena memiliki sejumlah properti dan landmark Singapura seperti rumah sakit Mt Elizabeth hingga pusat perbelanjaan Liang Court di Clarke Quay.
Uniknya, kesuksesan Goh ini tidak didapat dari bangku sekolah. Ia lahir dari keluarga miskin di rumah petak satu kamar pada tahun 1928. Menjadi anak sulung dan anak laki-laki satu-satunya ini sejak kecil sudah aktif membantu keluarganya untuk menjual jaring ikan lantas bekerja di sebuah toko perangkat keras. Di sinilah ia belajar tentang bisnis.
Pada tahun 1949, saat terjadi Perang Dunia kedua, banyak perusahaan lantas dijual rugi. Berbekal uang yang telah dikumpulkannya, ia pun lantas membeli salah satu perusahaan cat di Singapura dengan harga murah. Lalu ia pun membuat perusahaan cat sendiri dengan merek Pigeon.
Namun kesuksesan membeli perusahaan ini tidaklah semulus yang diperkirakan. Tahun berikutnya, pecah perang Korea yang menyebabkan larangan impor barang khususnya ke China. Larangan impor bahan baku ini menyebabkan kerugian bagi perusahaan.
Beruntung, ada investor asal Jepang yang mau mengakuisisi sebagian saham perusahaan Goh yaitu perusahaan cat Nippon Paint yang mengambilalih 40 persen saham Pigeon. Kini perusahaannya makin membesar karena merek Nippon sendiri kini telah dijual di 15 negara di luar Jepang dengan sekitar 15.000 karyawan dan pabrik di 30 lokasi. Omset perusahaannya kini 2,6 miliar dollar AS. Tapi kini, bisnis tersebut telah dilanjutkan oleh anak Goh yaitu Hup Jin.
Goh ini memang layak disebut pengusaha. Dia tidak pernah melewatkan kesempatan untuk menciptakan, membangun dan menjual bisnis untuk meningkatkan asetnya. Selama bertahun-tahun, dia menginvestasikan sebagian keuntungannya dari bisnis cat ke properti hingga membangun pusat perbelanjaan, hotel, service residences hingga bisnis distribusi ritel yang bekerjasama dengan perusahaan Jepang. Bahkan Goh juga membangun bisnis manufaktur bisnis elektronik, bisnis kemasan, logistik bahkan membangun perusahaan tambang di China.
Untuk memperbesar bisnisnya, ia pun tidak takut untuk menjual sebagian saham perusahaannya. Terbukti ia menjual 41 persen pusat perbelanjaan Liang Court sebesar 175 juta dollar AS pada Pidemco Land pada 1999. Kemudian Omni Industries dijual ke Celestica CLS dari Kanada senilai 1 miliar dollar AS pada 2001.
Lalu rumah sakit Mt Elizabeth juga dijual. Baru-baru ini, bersama Crown Holdings dari AS, dia mengakuisisi perusahaan layanan kemasan. Awal tahun ini, dia juga ingin membeli kembali 30 persen saham Pigeon dari Nippon Paint senilai 751 juta dollar AS. Namun rencana tersebut kandas seiring dengan pertumbuhan bisnis cat di Asia.
Meski ia masih mengawasi seluruh bisnisnya, dia pun tidak lupa untuk memberikan beasiswa, membuat perusahaan non profit riset kanker serta pendidikan melalui yayasan Goh Foundation.
Sumber: Forbes
Senin, 02 September 2013
Goh Liang, Jadi Miliarder Berkat Cat
Selasa, 27 Agustus 2013
8 Kandidat Bos Baru Microsoft
Chief Executive
Officer (CEO) Microsoft Steve Ballmer akan pensiun dalam 12 bulan
mendatang. Banyak kalangan menyambut gembira atas kabar tersebut.
Seperti dikutip dari Bloomberg Businessweek, era kepemimpinan Ballmer ini dianggap gagal membawa Microsoft ke perusahaan yang menguntungkan. Dia dianggap gagal membawa perusahaan untuk beralih dari bisnis PC ke komputasi mobile hingga tidak memiliki landasan yang kuat untuk desain produknya.
Bahkan berita menjelang pensiunnya Ballmer sebagai orang nomor satu di Microsoft ini disambut positif oleh pasar dengan melambungnya harga saham Microsoft sebesar 8 persen. Pertanyaannya saat ini, siapakah orang yang layak menggantikan Ballmer dan apakah orang baru ini bisa membawa Microsoft seperti era Bill Gates dulu?
John Thompson, yang saat ini bertugas menjadi direktur independen akan memimpin pencarian bos baru Microsoft bersama Steve Ballmer dan sekaligus mantan pendiri Microsoft Bill Gates. Ketiga orang inilah yang akan menentukan siapa bos yang tepat memimpin Microsoft sepeninggal Ballmer.
Beredar di pasar, spekulasi orang-orang yang akan menduduki puncak orang nomor satu di Microsoft tersebut. Orang-orang itu antara lain:
1. Tony Bates
Dia eksekutif yang bertanggung jawab atas Skype. Musim panas ini dia akan mengelola pengembangan bisnis untuk Microsoft. Latar belakangnya pernah bertugas di Cisco Systems.
2. Stephen Elop
Dia adalah kepala divisi bisnis Microsoft sejak 2008-2010. Saat ini, Elop menjadi bos Nokia. Dia juga saat ini berjuang mempertahankan pangsa pasar Nokia yang terus turun sembari membuat ponsel hasil kerjasama dengan sistem operasi milik Microsoft, Windows Mobile.
3. Julie Larson Green
Dia pernah disebut-sebut sebagai pewaris Ballmer. Namun ia keluar dari jajaran manajemen dan fokus ke divisi perangkat Microsoft. Jadi karirnya saat ini memang sedang fokus membangun ponsel dan tablet serta menjalin kerjasama dengan studio film dan operator kabel bagi Microsoft.
4. Kevin Johnson
Dia meninggalkan Microsoft dan beralih ke Juniper Networks pada tahun 2008. Kini dia baru saja pensiun dari posisi itu. Selama 16 tahun di Microsoft, dia pernah bertugas mengurus jasa online perusahaan dan divisi Windows.
5. Qi Lu
Dia adalah salah satu veteran besutan Yahoo. Lu ini bekerja di mesin pencari, Bing untuk Microsoft. Kini dia mengurusi aplikasi dan rekayasa jasa bagi perusahaan.
6. Paul Maritz
Dia pernah hampir menduduki posisi puncak di Microsoft sebelum akhirnya meninggalkan Microsoft pada 13 tahun lalu. Saat ini dia menjalankan startup berbasis cloud ternama.
7. Steven Sinofsky
Dia pernah mengurus Windows dan bisa dibilang orang kedua paling penting bagi perusahaan. Namun tahun lalu dia dikabarkan tidak akur dengan Ballmer, bos Microsoft.
8. Tami Reller
Dia bergabung dengan Microsoft sejak akuisisi Great Plains Software pada 2001. Dia mengurus keuangan dan pemasaran bagi perusahaan, termasuk mengurus Windows sejak kepergian Sinofsky. Dia sekarang menjalankan pemasaran untuk Microsoft.
Di bursa Nasdaq, harga saham Microsoft hingga hari ini merosot 0,6 poin (1,73 persen) ke 34,15 dollar AS per saham.
Sumber: BusinessWeek
Seperti dikutip dari Bloomberg Businessweek, era kepemimpinan Ballmer ini dianggap gagal membawa Microsoft ke perusahaan yang menguntungkan. Dia dianggap gagal membawa perusahaan untuk beralih dari bisnis PC ke komputasi mobile hingga tidak memiliki landasan yang kuat untuk desain produknya.
Bahkan berita menjelang pensiunnya Ballmer sebagai orang nomor satu di Microsoft ini disambut positif oleh pasar dengan melambungnya harga saham Microsoft sebesar 8 persen. Pertanyaannya saat ini, siapakah orang yang layak menggantikan Ballmer dan apakah orang baru ini bisa membawa Microsoft seperti era Bill Gates dulu?
John Thompson, yang saat ini bertugas menjadi direktur independen akan memimpin pencarian bos baru Microsoft bersama Steve Ballmer dan sekaligus mantan pendiri Microsoft Bill Gates. Ketiga orang inilah yang akan menentukan siapa bos yang tepat memimpin Microsoft sepeninggal Ballmer.
Beredar di pasar, spekulasi orang-orang yang akan menduduki puncak orang nomor satu di Microsoft tersebut. Orang-orang itu antara lain:
1. Tony Bates
Dia eksekutif yang bertanggung jawab atas Skype. Musim panas ini dia akan mengelola pengembangan bisnis untuk Microsoft. Latar belakangnya pernah bertugas di Cisco Systems.
2. Stephen Elop
Dia adalah kepala divisi bisnis Microsoft sejak 2008-2010. Saat ini, Elop menjadi bos Nokia. Dia juga saat ini berjuang mempertahankan pangsa pasar Nokia yang terus turun sembari membuat ponsel hasil kerjasama dengan sistem operasi milik Microsoft, Windows Mobile.
3. Julie Larson Green
Dia pernah disebut-sebut sebagai pewaris Ballmer. Namun ia keluar dari jajaran manajemen dan fokus ke divisi perangkat Microsoft. Jadi karirnya saat ini memang sedang fokus membangun ponsel dan tablet serta menjalin kerjasama dengan studio film dan operator kabel bagi Microsoft.
4. Kevin Johnson
Dia meninggalkan Microsoft dan beralih ke Juniper Networks pada tahun 2008. Kini dia baru saja pensiun dari posisi itu. Selama 16 tahun di Microsoft, dia pernah bertugas mengurus jasa online perusahaan dan divisi Windows.
5. Qi Lu
Dia adalah salah satu veteran besutan Yahoo. Lu ini bekerja di mesin pencari, Bing untuk Microsoft. Kini dia mengurusi aplikasi dan rekayasa jasa bagi perusahaan.
6. Paul Maritz
Dia pernah hampir menduduki posisi puncak di Microsoft sebelum akhirnya meninggalkan Microsoft pada 13 tahun lalu. Saat ini dia menjalankan startup berbasis cloud ternama.
7. Steven Sinofsky
Dia pernah mengurus Windows dan bisa dibilang orang kedua paling penting bagi perusahaan. Namun tahun lalu dia dikabarkan tidak akur dengan Ballmer, bos Microsoft.
8. Tami Reller
Dia bergabung dengan Microsoft sejak akuisisi Great Plains Software pada 2001. Dia mengurus keuangan dan pemasaran bagi perusahaan, termasuk mengurus Windows sejak kepergian Sinofsky. Dia sekarang menjalankan pemasaran untuk Microsoft.
Di bursa Nasdaq, harga saham Microsoft hingga hari ini merosot 0,6 poin (1,73 persen) ke 34,15 dollar AS per saham.
Sumber: BusinessWeek
Senin, 26 Agustus 2013
Urusan Cangkir, Dunkin Donut Akan Tiru Starbucks
Dunkin Donuts telah menjual lebih dari 1,7 miliar cangkir kopi di seluruh dunia setiap tahun. Namun tahukah Anda bahwa cangkir kopi tersebut terbuat dari busa dan saat ini akan dilarang pemakaiannya?
Sebenarnya, sejak tahun 2011 lalu, Dunkin Donuts telah mempertimbangkan untuk menggunakan bahan yang berbeda untuk cangkir tersebut. Juru bicara Dunkin Donuts Michelle King mengatakan, pihaknya sudah menguji cangkir kertas ganda di lima lokasi di Brookline, Massachusetts.
Salah satu alasan Dunkin Donuts mulai mengalihkan dari cangkir berbahan busa menjadi berbahan kertas adalah mulai 1 Desember mendatang, penggunaan busa untuk cangkir akan dilarang di Amerika Serikat. Pelarangan ini akan dimulai di kota New York, Baltimore, Cupertino, California, Portland dan Manhattan.
Dengan pengalihan jenis bahan untuk cangkir ini, Dunkin Donuts bisa dibilang meniru langkah Starbucks yang terlebih dahulu menggunakan cangkirnya berbahan kertas. Cara serupa juga diterapkan oleh restoran cepat saji McDonald yang sudah memulai proyek percontohannya sejak tahun lalu.
"Ini merupakan masalah penting dan rumit dan kami ingin mengambil setiap langkah untuk memastikan bahwa kami mendapat hak ini. Kami bersedia untuk membuat perubahan selama dapat memuaskan pelanggan dan pewaralaba apalagi bisa ramah lingkungan," kata King.
Fakta di lapangan, tidak ada cangkir kopi panas yang mampu dengan mudah untuk didaur ulang. Sebab, cangkir ini ada pelapis yang membuat kopi tetap panas namun tangan pembeli tidak merasa kepanasan saat memegang cangkir tersebut.
Saat ini, Dunkin Donuts sedang membuat proyek untuk membuat cangkir agar tangan pembeli tetap dingin, kopi tetap panas dan cangkir tersebut mudah untuk didaur ulang.
Padahal untuk bahan sebelumnya, cangkir milik Dunkin Donuts ini bisa didaur ulang dan digunakan untuk furnitur, gantungan baju dan casing disket. Masalahnya, tidak semua kota di Amerika Serikat atau bahkan dunia yang menyediakan pendaurulangan bahan dari busa.
Sumber: Businessweek
Sebenarnya, sejak tahun 2011 lalu, Dunkin Donuts telah mempertimbangkan untuk menggunakan bahan yang berbeda untuk cangkir tersebut. Juru bicara Dunkin Donuts Michelle King mengatakan, pihaknya sudah menguji cangkir kertas ganda di lima lokasi di Brookline, Massachusetts.
Salah satu alasan Dunkin Donuts mulai mengalihkan dari cangkir berbahan busa menjadi berbahan kertas adalah mulai 1 Desember mendatang, penggunaan busa untuk cangkir akan dilarang di Amerika Serikat. Pelarangan ini akan dimulai di kota New York, Baltimore, Cupertino, California, Portland dan Manhattan.
Dengan pengalihan jenis bahan untuk cangkir ini, Dunkin Donuts bisa dibilang meniru langkah Starbucks yang terlebih dahulu menggunakan cangkirnya berbahan kertas. Cara serupa juga diterapkan oleh restoran cepat saji McDonald yang sudah memulai proyek percontohannya sejak tahun lalu.
"Ini merupakan masalah penting dan rumit dan kami ingin mengambil setiap langkah untuk memastikan bahwa kami mendapat hak ini. Kami bersedia untuk membuat perubahan selama dapat memuaskan pelanggan dan pewaralaba apalagi bisa ramah lingkungan," kata King.
Fakta di lapangan, tidak ada cangkir kopi panas yang mampu dengan mudah untuk didaur ulang. Sebab, cangkir ini ada pelapis yang membuat kopi tetap panas namun tangan pembeli tidak merasa kepanasan saat memegang cangkir tersebut.
Saat ini, Dunkin Donuts sedang membuat proyek untuk membuat cangkir agar tangan pembeli tetap dingin, kopi tetap panas dan cangkir tersebut mudah untuk didaur ulang.
Padahal untuk bahan sebelumnya, cangkir milik Dunkin Donuts ini bisa didaur ulang dan digunakan untuk furnitur, gantungan baju dan casing disket. Masalahnya, tidak semua kota di Amerika Serikat atau bahkan dunia yang menyediakan pendaurulangan bahan dari busa.
Sumber: Businessweek
Minggu, 25 Agustus 2013
Tergeser Produk China, Pamor Apple Merosot
Setelah Amerika Serikat, China merupakan pasar kedua terbesar dari Apple. Namun sayang, pamor produsen iPhone dan iPad ini merosot di negara tirai bambu tersebut.
Managing Director China Market Research Group Shaun Rein mengatakan, konsumen di China mulai beralih menggunakan tablet atau ponsel murah baik besutan dari vendor luaran China atau besutan produksi negaranya sendiri.
Bahkan vendor lokal seperti Ramos, Teclast, ZTE dan Huawei pun mulai memiliki pangsa pasar tersendiri bagi masyarakat China. Begitu juga hal tersebut akan menguntungkan bagi vendor Samsung asal Korea Selatan.
"Apple telah kehilangan pamornya di China dalam enam bulan terakhir. Konsumen sangat sensitif terhadap harga. Dulu, masih ada orang yang akan melewatkan jatah makan siangnya demi untuk membeli iPad," kata Rein seperti dikutip Bloomberg.
Berdasarkan data IDC, hingga kuartal II-2013, Apple mengontribusikan pengiriman tablet hanya 28 persen, turun dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar 49 persen. Sementara posisi kedua dinikmati oleh Samsung yang memiliki kenaikan 11 persen.
Sementara sisanya diperebutkan oleh vendor lokal China. Misalnya seperti Lenovo yang berada di urutan ketiga dengan pengiriman naik 8 persen, turun dari 9 persen di tahun lalu. Sementara Acer dan Asus sama-sama memiliki kenaikan hanya 1 persen.
Vendor lain yang merangsek di antara 10 jajaran vendor di China adalah Redmond (vendor asal Washington), Huawei dan ZTE yang sama-sama berasal dari kota selatan Shenzhen China.
Dari sisi jumlah, pengiriman tablet Apple naik 28 persen menjadi 1,48 juta unit iPad. Sementara Samsung memiliki kenaikan hingga empat kali lipat menjadi 571.000 unit dan Lenovo memiliki kenaikan pengiriman dua kali lipat menjadi 413.000.
Kesuksesan vendor lokal untuk menantang vendor besar seperti Apple dan Samsung ini karena vendor lokal mampu memanfaatkan rantai pasokan yang sama di negaranya sendiri. Misalnya di Shenzhen yang memproduksi komponen untuk banyak nama-nama merek tablet atau ponsel. Hal inilah yang menyebabkan ratusan pembuat ponsel semakin berkembang di China.
"Pasar tablet terfragmentasi dengan banyak pemain lokal. Para vendor dalam negeri juga memanfaatkan momentum ketiadaan produk baru dari Apple untuk terus menggempur dengan produk baru khas lokal," kata analis IDC, Chang.
Peneliti pasar Canalys mengatakan, pengiriman iPhone di China turun 5 persen di kuartal II-2013, dibanding tahun sebelumnya yang masih naik 9 persen. Nilai ini merupakan pangsa pasar terendah Apple sejak kuartal IV-2010. Sementara Samsung memegang posisi teratas dengan pangsa 18 persen.
Analis dari Analysys International, Wang Jun mengatakan, Apple memang berencana merilis ponsel baru di September mendatang. Namun jika rencana tersebut gagal, maka Android akan mendominasi pasar.
"Android telah cepat menangkap pasar tablet PC dengan kekuatan menghancurkan. Android memiliki harga yang murah namun nilai produknya tetap tinggi," kata Wang.
Sumber: Bloomberg
Pensiun, Kekayaan Bos Microsoft Naik Rp 8 Triliun
Chief Executive Officer (CEO) Microsoft Steve Ballmer akan pensiun dalam waktu setahun mendatang. Selama menjadi orang nomor satu di Microsoft, kekayaan bersihnya melompat 786 juta dollar AS (atau sekitar Rp 8,25 triliun).
Pria berusia 57 tahun ini memang berencana pensiun setelah menjadi bos Microsoft sejak tahun 2000 lalu. Ballmer ini juga merupakan pemegang saham individu terbesar kedua di perusahaan Redmond, salah satu anak perusahaan Microsoft yang berbasis di Washington. Sementara pemegang saham individu yang pertama adalah pendiri dan mantan bos Microsoft sebelumnya, yaitu Bill Gates.
Berdasarkan Bloomberg Billionaires Index, kekayaan bersih Ballmer mencapai 16,8 miliar dollar AS. Ballmer mendapat urutan 44 sebagai orang terkaya di dunia.
"Investor ingin pemimpin baru untuk mengendalikan bisnis Microsoft ke depan. Apalagi bisnis Microsoft (sebagai penyedia perangkat lunak) juga akan bersaing karena tidak hanya mengandalkan bisnis komputer pribadi (PC) semata," kata analis BMO Private Bank, Jack Ablin.
Ablin menganggap sejak kepemimpinannya 13 tahun silam, Ballmer sudah dianggap mampu membawa Microsoft sebagai jajaran perusahaan bergengsi meski kondisinya juga terseok-seok akibat harga sahamnya juga menurun. Namun, dia dianggap sudah menjalankan tugasnya secara baik.
Berdasarkan data Bloomberg, harga saham Microsoft dalam sepekan terakhir naik 2,75 poin (8,65 persen) menjadi 34,55 dollar AS per saham. Namun jika dilihat sejak Januari 2000 hingga Agustus 2013 (sejak masa kepemimpinannya), saham Microsoft mengalami penurunan 19,36 poin (35,91 persen).
Sumber: Bloomberg
Pria berusia 57 tahun ini memang berencana pensiun setelah menjadi bos Microsoft sejak tahun 2000 lalu. Ballmer ini juga merupakan pemegang saham individu terbesar kedua di perusahaan Redmond, salah satu anak perusahaan Microsoft yang berbasis di Washington. Sementara pemegang saham individu yang pertama adalah pendiri dan mantan bos Microsoft sebelumnya, yaitu Bill Gates.
Berdasarkan Bloomberg Billionaires Index, kekayaan bersih Ballmer mencapai 16,8 miliar dollar AS. Ballmer mendapat urutan 44 sebagai orang terkaya di dunia.
"Investor ingin pemimpin baru untuk mengendalikan bisnis Microsoft ke depan. Apalagi bisnis Microsoft (sebagai penyedia perangkat lunak) juga akan bersaing karena tidak hanya mengandalkan bisnis komputer pribadi (PC) semata," kata analis BMO Private Bank, Jack Ablin.
Ablin menganggap sejak kepemimpinannya 13 tahun silam, Ballmer sudah dianggap mampu membawa Microsoft sebagai jajaran perusahaan bergengsi meski kondisinya juga terseok-seok akibat harga sahamnya juga menurun. Namun, dia dianggap sudah menjalankan tugasnya secara baik.
Berdasarkan data Bloomberg, harga saham Microsoft dalam sepekan terakhir naik 2,75 poin (8,65 persen) menjadi 34,55 dollar AS per saham. Namun jika dilihat sejak Januari 2000 hingga Agustus 2013 (sejak masa kepemimpinannya), saham Microsoft mengalami penurunan 19,36 poin (35,91 persen).
Sumber: Bloomberg
Kamis, 13 Juni 2013
Akhirnya....iPhone 4S

Sebenarnya aku tidak menginginkan ponsel ini. Sebab tahu sendiri kalau ponsel besutan Apple ini terlalu ribet (buatku).
Bagaimana tidak, untuk memasukkan file apapun harus melalui iTunes. Ini yang aku anggap ribet. Belum lagi, hingga saat ini aku belum bisa membuat Apple ID, karena tidak memiliki kartu kredit. Duh..
Tapi, 9 Juni lalu aku ditawari oleh salah satu teman blog, Aal namanya. Kebetulan dia sedang mau menjual ponselnya, iPhone 4S. Dan menurutku, harganya cukup worthed lah (karena second) dan kayaknya dia mau ganti ponsel.
Kebetulan aku juga lagi cari ponsel, kalau bisa iPhone 4s atau seri galaxy dengan budget 3 jutaan. Akhirnya karena ada penawaran ini, aku ambil dulu deh.
Ponsel ini baru bisa aku peroleh pada Kamis 13 Januari 2013, tepat sebelum aku melaju ke kedutaan besar China untuk mengurus visa ke Shanghai.
Namun karena ponsel ini memakai mini sim card, aku harus bersabar untuk bisa memakai ponsel ini. Setelah beres mengurus visa, aku pun langsung bergegas ke Mall Ambassador, yang kebetulan bersebelahan dengan kedubes China tersebut.
Akhirnya aku beli aksesoris yaitu antiglare Rp 40.000, casing capdase Rp 100.000 dan sekalian nomor perdana Simpati Telkomsel. Menurut penjualnya, iPhone memang cocoknya dengan kartu SIM Telkomsel karena internetnya lebih stabil dan cepat. Akhirnya aku ambil nomor perdana 0812 1228 1261
Tidak ada arti khusus dengan nomor perdana itu. Tapi aku pikir, aku suka dengan angka 1 dan 2. Walaupun sebenarnya aku lebih suka dengan angka 7. Kalau angka 61, aku samakan dengan kartu IM3 yang aku benamkan di BlackBerry Bellagioku.
Semoga ponsel ini bermanfaat, terutama untuk meningkatkan kinerjaku.
Minggu, 02 Juni 2013
2017, Miliarder Dunia Bergeser ke Asia
Selama ini, miliarder dari Amerika Serikat selalu menguasai dari hampir total kekayaan dunia. Namun ke depan tidak lagi, sebab akan ada pergeseran orang terkaya di dunia dari Amerika Serikat ke kawasan Asia Pasifik.
Berdasarkan laporan global dari Boston Consulting Group menyatakan kekayaan masyarakat swasta dinilai lebih baik dibanding kekayaan miliarder tersebut. Hal ini terlihat dari jumlah rata-rata kenaikan jumlah kekayaan dari kedua hal itu.
Untuk kekayaan masyarakat swasta (di luar para miliarder dunia) sepanjang 2012 mengalami kenaikan rata-rata 7,8 persen. Sementara untuk tahun 2010 dan 2011 masing-masing meningkat 7,3 persen dan 3,6 persen.
Sedangkan total kekayaan miliarder dunia yang terdiri dari 1.426 orang, menurut catatan Forbes, hanya meningkat rata-rata 2,7 persen sepanjang 2012 lalu, dari 3,7 miliar dollar AS menjadi 3,8 miliar dollar AS. Namun secara total, jumlah kekayaan miliarder dunia tersebut mencapai 5,4 triliun dollar AS, naik dari tahun sebelumnya 4,6 triliun dollar AS.
"Hal ini menunjukkan meskipun kekayaan miliarder meningkat, tapi kenaikan rata-rata kekayaannya tidak lebih tinggi dibanding masyarakat swasta," tulis laporan tersebut.
Laporan tersebut juga menyebut bahwa pendorong utama kekayaan masyarakat swasta adalah kenaikan kembali bursa saham di pasar ekuitas. Hal ini juga dibuktikan sekitar 3,9 triliun dollar AS dari 5,4 triliun dollar AS kekayaan miliarder dunia berasal dari apresiasi aset yang selama ini dimilikinya.
Sedangkan kenaikan rata-rata kekayaan masyarakat swasta disebabkan juga dari kenaikan jumlah tabungan serta pasar ekuitas yang melonjak 12,9 persen. Sementara tingkat pertumbuhan kekayaan pribadi total masyarakat dunia diprediksi naik 5,9 persen pada tahun 2013 ini.
Jika tren ini berlanjut, kawasan Asia Pasifik akan mengalami kenaikan jumlah kekayaan yang diperkirakan akan mencapai 48,1 triliun dollar AS pada tahun 2017. Sehingga kawasan ini akan menjadi penduduk dengan jumlah kekayaan tertinggi di dunia.
Saat ini, Amerika Utara memegang gelar tersebut dengan total kekayaan 43,3 triliun dollar AS. Sementara Asia Pasifik hanya 15,3 triliun dollar AS. Namun dari perkembangan yang ada, kekayaan orang-orang yang ada di Amerika Utara diperkirakan hanya akan melonjak menjadi 48 triliun dollar AS pada 2017.
Untuk saat ini, Amerika Serikat masih memegang gelar dengan masyarakat yang memiliki kekayaan tertinggi di dunia, dengan jumlah 5.876.000 jutawan. Jepang berada di urutan kedua dengan jumlah jutawan mencapai 1,46 juta orang. Dan China di urutan ketiga dengan 1,304 juta orang.
Amerika Serikat juga masih memimpin gelar sebagai negara dengan jumlah kekayaan masyarakat secara individu rata-rata lebih dari 100 juta dollar AS, dengan jumlah jutawan mencapai 3.016 orang. Tempat kedua dipegang Inggris dengan 1.001 orang dan Cina dengan 851 orang.
Jika dunia barat terus bergantung pada aset yang ada untuk meningkatkan kekayaannya (hal yang sama juga dilakukan oleh dunia timur khususnya di Asia Pasifik), maka tidak akan lama lagi China akan menyalip dan memimpin dunia dengan jumlah kekayaan tertinggi di dunia.
Sumber: Forbes
Berdasarkan laporan global dari Boston Consulting Group menyatakan kekayaan masyarakat swasta dinilai lebih baik dibanding kekayaan miliarder tersebut. Hal ini terlihat dari jumlah rata-rata kenaikan jumlah kekayaan dari kedua hal itu.
Untuk kekayaan masyarakat swasta (di luar para miliarder dunia) sepanjang 2012 mengalami kenaikan rata-rata 7,8 persen. Sementara untuk tahun 2010 dan 2011 masing-masing meningkat 7,3 persen dan 3,6 persen.
Sedangkan total kekayaan miliarder dunia yang terdiri dari 1.426 orang, menurut catatan Forbes, hanya meningkat rata-rata 2,7 persen sepanjang 2012 lalu, dari 3,7 miliar dollar AS menjadi 3,8 miliar dollar AS. Namun secara total, jumlah kekayaan miliarder dunia tersebut mencapai 5,4 triliun dollar AS, naik dari tahun sebelumnya 4,6 triliun dollar AS.
"Hal ini menunjukkan meskipun kekayaan miliarder meningkat, tapi kenaikan rata-rata kekayaannya tidak lebih tinggi dibanding masyarakat swasta," tulis laporan tersebut.
Laporan tersebut juga menyebut bahwa pendorong utama kekayaan masyarakat swasta adalah kenaikan kembali bursa saham di pasar ekuitas. Hal ini juga dibuktikan sekitar 3,9 triliun dollar AS dari 5,4 triliun dollar AS kekayaan miliarder dunia berasal dari apresiasi aset yang selama ini dimilikinya.
Sedangkan kenaikan rata-rata kekayaan masyarakat swasta disebabkan juga dari kenaikan jumlah tabungan serta pasar ekuitas yang melonjak 12,9 persen. Sementara tingkat pertumbuhan kekayaan pribadi total masyarakat dunia diprediksi naik 5,9 persen pada tahun 2013 ini.
Jika tren ini berlanjut, kawasan Asia Pasifik akan mengalami kenaikan jumlah kekayaan yang diperkirakan akan mencapai 48,1 triliun dollar AS pada tahun 2017. Sehingga kawasan ini akan menjadi penduduk dengan jumlah kekayaan tertinggi di dunia.
Saat ini, Amerika Utara memegang gelar tersebut dengan total kekayaan 43,3 triliun dollar AS. Sementara Asia Pasifik hanya 15,3 triliun dollar AS. Namun dari perkembangan yang ada, kekayaan orang-orang yang ada di Amerika Utara diperkirakan hanya akan melonjak menjadi 48 triliun dollar AS pada 2017.
Untuk saat ini, Amerika Serikat masih memegang gelar dengan masyarakat yang memiliki kekayaan tertinggi di dunia, dengan jumlah 5.876.000 jutawan. Jepang berada di urutan kedua dengan jumlah jutawan mencapai 1,46 juta orang. Dan China di urutan ketiga dengan 1,304 juta orang.
Amerika Serikat juga masih memimpin gelar sebagai negara dengan jumlah kekayaan masyarakat secara individu rata-rata lebih dari 100 juta dollar AS, dengan jumlah jutawan mencapai 3.016 orang. Tempat kedua dipegang Inggris dengan 1.001 orang dan Cina dengan 851 orang.
Jika dunia barat terus bergantung pada aset yang ada untuk meningkatkan kekayaannya (hal yang sama juga dilakukan oleh dunia timur khususnya di Asia Pasifik), maka tidak akan lama lagi China akan menyalip dan memimpin dunia dengan jumlah kekayaan tertinggi di dunia.
Sumber: Forbes
Langganan:
Postingan (Atom)





