Selasa, 26 Juli 2016

Yahoo-AOL akan Diintegrasikan

Rencana integrasi layanan AOL dengan Yahoo yang kini sama-sama dimiliki Verizon. Sumber foto: forbes.com

Rencana integrasi layanan AOL dengan Yahoo yang kini sama-sama dimiliki Verizon. Sumber foto: forbes.com

Kesepakatan dengan Yahoo mendorong Verizon akan menggabungkan AOL sebagai perusahaan strategi internet baru. CEO AOL Tim Armstrong yang pernah menjadi bagian Yahoo dan diakuisisi Verizon tahun lalu mengatakan akan mengintegrasikan layanan Yahoo dengan AOL.

“Misi kami di AOL untuk membangun merek yang masyarakat sukai. Kami akan terus berinvestasi dan tumbuh bersama,” katanya. Armstrong berlatar belakang pemasaran, belajar ekonomi dan sosiologi di Connecticut College. Dia juga pendiri surat kabar di Boston. CEO Yahoo Marissa Mayer seorang insinyur dengan gelar master ilmu komputer dari Stanford. Keduanya pernah bekerja di Google.

Armstrong bergabung dengan Google pada 2000, setahun setelah Mayer untuk membantu mengembangkan platform AdSense yang sangat menguntungkan bagi Google.

CEO AOL Tim Armstrong. Sumber foto: Gigaom.com

CEO AOL Tim Armstrong. Sumber foto: Gigaom.com

Armstrong dianggap salah satu eksekutif pertama yang mampu melihat bisnis iklan online, khususnya yang menggunakan software dan algoritma tentang pengguna serta menyampaikan pesan pemasaran yang relevan.

Terkait AOL, Armstrong memiliki tugas mencoba menghidupkan perusahaan kembali menjadi penyedia layanan online terkemuka meski tenggelam dengan cepat.

Sumber: AFP



via didikpurwanto.com

Canon Pangkas Target Tahunan

Sumber foto: trustedreviews.com

Sumber foto: trustedreviews.com

Canon mencatatkan, penurunan laba bersih semester pertama 2016 turun 20 persen menjadi 81,4 miliar yen. Laba operasi turun hampir 37 persen dibandingkan tahun lalu. Kamera dan mesin fotokopi masih menjadi penopang perusahaan di tengah pelemahan nilai tukar yen.

Penjualan turun hampir 10 persen menjadi 1,66 triliun yen untuk periode setengah tahun. Canon memangkas target setahun seiring pelambanan ekonomi di negara berkembang dan dampak negatif pelemahan kurs serta revisi penjualan dan laba kotor.

Pelemahan ekonomi China juga menjadi pemicu penurunan penjualan apalagi di tengah Inggris keluar dari Uni Eropa.

Yen yang menguat memicu eksportir Jepang seperti Canon kurang kompetitif di luar negeri. Nilai keuntungan asing juga menyusut.

Sumber: AFP



via didikpurwanto.com

Senin, 25 Juli 2016

Verizon Beli Yahoo Rp 62,4 Triliun

yahoo-logo

Yahoo telah mengumumkan kesepakatan menjual aset online intinya kepada raksasa telekomunikasi Verizon. Nilai transaksi mencapai US$ 4,8 miliar (sekitar Rp 62,4 triliun).

The New York Times menyatakan, kesepakatan itu mengecualikan kepemilikan saham Yahoo di raksasa online China, Alibaba dan Yahoo Jepang.

Situs berita online Re/Code melaporkan, raksasa telekomunikasi Verizon telah muncul sebagai pembeli utama, kecuali ada perusahaan lain yang mau menawar lebih tinggi lagi.

Kesepakatan ini menandai penurunan dramatis bagi Yahoo setelah 20 tahun berbisnis di ranah online. Padahal saat masa jaya era 2000-an, valuasi aset Yahoo pernah mencapai lebih dari US$ 100 miliar.

Yahoo juga sempat menolak tawaran akuisisi dari Microsoft. Padahal Microsoft menawar Yahoo sekitar US$ 44 miliar (sekitar Rp 572 triliun).

Empat tahun terakhir, CEO Marissa Mayer berusaha merestrukturisasi bisnis Yahoo. Meski Mayer alumni Google, ia belum sanggup membangkitkan kejayaan Yahoo di masa lampau.

Kesepakatan ini memungkinkan Yahoo memisahkan aset utama dari kepemilikan sahamnya di Alibaba yang menyumbang sebagian besar nilai pasar Yahoo sekitar US$ 37 miliar.

Istilah yang tepat untuk akuisisi ini belum jelas. Yahoo menolak mengomentari proses hingga perjanjian definitif.

Namun kesepakatan itu hampir pasti akan mencakup penjualan Yahoo News, Mail, dan layanan online lainnya yang telah digunakan lebih dari satu miliar orang di seluruh dunia.

Yahoo tetap menjadi kekuatan utama online meski telah tertinggal dari kompetitor, terkait jumlah pengguna dan pencapaian iklan.

Yahoo juga sempat ditawar pendiri Quicken Loans Dan Gilbert yang kebetulan didukung miliarder Warren Buffet.

Namun Verizon tampaknya menjadi kandidat utama karena kemampuannya mengintegrasikan teknologi iklan AOL ke dalam layanan Yahoo.

“Kami tetap percaya Verizon pembeli yang masuk akal untuk menggabungkan dengan AOL, memangkas biaya, dan memanfaatkan data pihak pertama,” kata analis BMO Capital Markets Daniel Salmon.

The Wall Street Journal melaporkan, Verizon akan tetap mempertahankan merek Yahoo secara utuh meski diakuisisi.

Yahoo awal bulan ini melaporkan kerugian kuartalan sekitar US$ 440 juta, sebagian karena pemutihan beberapa nilai aset.

Mayer menolak mengomentari tawaran apapun namun perusahaan akan mengejar reorganisasi pada saat yang sama sekaligus negosiasi dengan penawar.

Yahoo telah berada di bawah tekanan pemegang saham untuk memecah perusahaan dengan membuka nilai kepemilikan sahamnya di Alibaba dan Yahoo Jepang. Hal ini juga sebagai penemuan jalan baru agar valuasi harga yang dijual tidak terlalu rendah.

April lalu, Yahoo menambahkan empat anggota dewan baru, termasuk seorang kepala hedge fund yang telah kritis dari manajemen. Kesepakatan itu dicapai dengan Starboard Value yang telah meluncurkan tawaran mengganti seluruh dewan direksi perusahaan.

Sumber: AFP



via didikpurwanto.com

Ponsel Dongkrak Laba Huawei

huawei-2015-07-31-01

Perusahaan peralatan telekomunikasi China Huawei menyatakan, pendapatan usaha naik 40 persen (yoy) pada semester I-2016, khususnya ditopang dari pertumbuhan penjualan ponsel.

Total penjualan mencapai 245,5 miliar yuan (US$ 36,7 miliar) pada Januari-Juni. Perusahaan tidak memberikan rincian angka.

“Kami yakin Huawei akan menjaga momentum saat ini dan melengkapi tahun penuh dalam posisi keuangan yang positif dan didukung operasional yang sedang berlangsung,” kata Direktur Keuangan Huawei Sabrina Meng.

Huawei salah satu penyedia infrastruktur jaringan global terbesar namun produk konsumen kurang dikenal di luar China.

Bisnis konsumen, termasuk penjualan ponsel cerdas telah mendukung kinerja perusahaan yang melonjak 73 persen menjadi 129,1 miliar yuan tahun lalu.

Berdasarkan International Data Corporation (IDC), Huawei memiliki lebih dari delapan persen pangsa pasar ponsel cerdas dunia tahun lalu, menempatkan posisi ketiga di bawah Samsung dan Apple.

Huawei menyatakan, bisnis konsumen pada semester pertama mempertahankan pertumbuhan stabil secara global. Angka penjualan bisnis ponsel cerdas akan dirilis akhir pekan ini.

Perusahaan menyatakan, laba bersih naik 33 persen (yoy) menjadi 36,9 miliar yuan. Pendapatan tahun ini naik 37 persen menjadi 395 miliar yuan.

Huawei tidak terdaftar dalam bursa efek namun rilis keuangan dimaksudkan untuk transparansi perusahaan. Pejabat AS melihat Huawei sebagai ancaman keamanan karena hubungan dekat dengan Pemerintah China meski Huawei menyangkal anggapan tersebut.

Sumber: AFP



via didikpurwanto.com

Rabu, 20 Juli 2016

Windows Lemahkan Pendapatan Microsoft

Ilustrasi logo Windows. Sumber: howtogeek.com

Ilustrasi logo Windows. Sumber: howtogeek.com

Microsoft membukukan keuntungan sebesar US$ 3,1 miliar pada kuartal yang baru berakhir tahun ini. Padahal tahun lalu sempat tertekan akibat lonjakan biaya dan pemulihan aset dari bisnis ponsel Nokia yang tak kunjung untung.

Namun pendapatan perusahaan pada periode yang sama tahun ini justru merosot dari US$ 22,2 miliar menjadi US$ 20,6 miliar. Penurunan dikontribusikan dari divisi personal computing yang meliputi sistem operasi Windows serta perangkat tablet Surface.

Microsoft yang sempat mengakuisisi divisi ponsel Nokia justru tertekan karena pendapatan dari divisi tersebut anjlok 71 persen. Surface masih naik sembilan persen akibat peluncuran Surface Pro 4 dan Surface Book.

Penjualan pendapatan game menurun sembilan persen di tengah pelemahan penjualan Xbox namun diimbangi keuntungan layanan berlangganan Xbox Live.

Microsoft menyatakan, pendapatan dari mesin pencari naik 54 persen dari tahun lalu dibantu penggunaan Bing, mesin pencari utama untuk Windows 10.

Awal bulan ini, Microsoft akan membutuhkan waktu sedikit lama untuk mengharapkan jumlah unduhan Windows 10 mencapai satu miliar perangkat karena tak ditopang dari divisi ponsel.

Perusahaan telah menetapkan tujuan ambisius mencapai satu miliar perangkat berjalan di Windows 10 tahun ini. Sistem operasi terbaru itu telah dirilis hampir setahun lalu.

Raksasa teknologi AS ini menyatakan, Windows 10 telah digunakan lebih dari 350 juta perangkat bulanan dan menjadi awal terpanas dalam sejarah.

CEO Microsoft Satya Nadella tetap optimistis perusahaan dapat menaikkan bisnis. “Tahun terakhir ini penting bagi kedua transformasi kita sendiri dan bermitra dengan pelanggan. Kami menantang transformasi digital mereka sendiri,” kata Nadella.

“Kami bangga dengan apa yang kami raih dan khususnya bagaimana kita diposisikan untuk pertumbuhan baru.”

Secara keseluruhan, bisnis perusahaan dianggap lebih baik dari perkiraan analis. Jumlah tersebut juga lebih baik apalagi di tengah pelambanan penjualan komputer pribadi.

Di bawah kepemimpinan Nadella, Microsoft berusaha mengurangi ketergantungan pada penjualan perangkat lunak dan meningkatkan perannnya dalam layanan dan komputasi awan (cloud) dengan beberapa kontribusi dari Xbox dan tablet Surface.

Selama kuartal terakhir, Microsoft mendorong pendapatan pada bisnis produktivitas dan bisnis proses yang meliputi Office, software suite yang sebagian besar telah dipindahkan ke cloud internet.

Divisi Intelligent Cloud juga tumbuh yang didorong dari pendapatan Azure, platform Microsoft untuk bisnis komputasi cloud.

Juni lalu, Microsoft mengumumkan akuisisi LinkedIn senilai US$ 26 miliar, terbesar yang pernah dilakukan pada sebuah perusahaan media sosial. Akuisisi diharapkan dapat membantu raksasa teknologi meningkatkan penawaran cloud untuk bisnis.

Sumber: AFP



via didikpurwanto.com

Selasa, 19 Juli 2016

SoftBank Akuisisi ARM Holdings

Ketua dan Kepala Eksekutif SoftBank Masayoshi Son saat konferensi pers, beberapa waktu lalu. Sumber foto: Fortune.com

Ketua dan Kepala Eksekutif SoftBank Masayoshi Son saat konferensi pers, beberapa waktu lalu. Sumber foto: Fortune.com

Perusahaan Jepang SoftBank telah menyetujui pengambilalihan produsen chip iPhone, ARM Holdings senilai 24,3 miliar pounds. Investasi Inggris setelah keluar dari Uni Eropa terdongkrak.

“Kami telah lama mengagumi ARM sebagai perusahaan terkenal dan sangat dihormati di bidang teknologi,” kata Ketua dan Kepala Eksekutif SoftBank Masayoshi Son.

Kesepakatan tersebut juga ditandai komitmen kedua negara di bidang ilmu pengetahuan, khususnya terkait teknologi di Universitas Cambridge, markas ARM.

Menteri Keuangan baru Inggris Philip Hammond memuji kesepakatan tersebut di tengah pelambatan ekonomi negara setelah keluar dari Uni Eropa.

“Investasi 24,3 miliar pounds ini terbesar yang pernah ada dari Asia ke Inggris,” ujar Hammond. “Ini akan menjamin penggandaan jumlah pekerja di ARM Inggris selama lima tahun ke depan dan mengubah perusahaan besar di Inggris menjadi fenomena global.”

“Hanya tiga minggu setelah keputusan referendum, akuisisi ini menunjukkan Inggris tidak kehilangan daya tarik bagi investor internasional. Inggris terbuka untuk bisnis dan terbuka bagi investasi asing,” kata Menteri Keuangan Britania Raya Hammond.

Analis ETX Capital, Neil Wilson mengatakan, pelemahan pounds terhadap dolar AS memicu perusahaan Inggris menarik bagi investor asing. “Kita bisa melihat kesepakatan ini efek dari British Exit (Brexit) dan pelemahan pounds,” kata Wilson.”Nantinya lebih banyak perusahaan Inggris bisa menjadi milik asing segera.”

Pekan lalu kelompok ritel Afrika Selatan Steinhoff International menyetujui pengambilalihan Poundland sekitar 597 juta pound.

SoftBank akan menawarkan 17 pounds per saham ARM dengan premi sekitar 43 persen dibandingkan harga penutupan saham akhir pekan lalu di level 11,89 pounds. Harga saham ARM meroket 45 persen di awal perdagangan Senin (18/7).

“Pertimbangannya ada dana ditempatkan dan penerbitan saham perusahaan sekitar 24,3 miliar pounds,” kata pernyataan perusahaan.

Ketua ARM Stuart Chambers mengatakan, SoftBank memberikan tawaran menarik bagi pemegang saham dan menjanjikan keuntungan di masa mendatang.

Dewan perusahaan percaya semua sumber daya SoftBank sehingga mendorong ARM akan lebih maju terkait teknologinya.

ARM memproduksi chip untuk ponsel, termasuk perusahaan kompetitor antara Apple dan Samsung. ARM mengklaim telah mengirimkan 15 miliar chip tahun lalu. Hampir setengahnya digunakan pada ponsel dan tablet.

Pendapatan ARM melonjak 15 persen menjadi hampir US$ 1,5 miliar per tahun lalu didorong desain chip yang digunakan dalam server komputer.

Saham SoftBank merosot lebih dari 10 persen setelah investor mencibir tindakan perusahaan mengakuisisi perusahaan produsen chip asal Inggris, ARM Holdings senilai US$ 32 miliar.

Penurunan tajam melawan tren pasar saham yang meningkat di Jepang, khususnya setelah libur umum. Saham SoftBank turun 10,32 persen menjadi 5.387 yen setelah keputusan akuisisi diumumkan Senin. Akuisisi justru menghilangkan kapitalisasi pasar perusahaan sekitar US$ 7 miliar.

Investor mengkhawatirkan SoftBank semakin terpuruk setelah akuisisi tersebut. Apalagi neraca perusahaan semakin buruk setelah serangkaian akuisisi sebelumnya, termasuk pembelian raksasa ponsel Amerika Serikat, Sprint pada 2013.

SoftBank telah menjual beberapa aset, termasuk perusahaan permainan Supercell dan pemangkasan investasi di China, khususnya di Aliba untuk mendapatkan uang tunai. Utang perusahaan hingga akhir Maret mencapai US$ 100 miliar.

“Kekhawatiran investor berupa harga akuisisi agak mahal sehingga memicu lonjakan utang berbunga dan menurunkan peringkat utang SoftBank,” kata analis Toyo Securities Hiroaki Hiwata.

Sumber: AFP

 



via didikpurwanto.com

Berkat Pokemon, Nintendo Kalahkan Sony

Logo permainan Pokemon Go besutan Nintendo. Sumber: Forbes.com

Logo permainan Pokemon Go besutan Nintendo. Sumber: Forbes.com

Kapitalisasi pasar Nintendo mengalahkan Sony berkat permainan Pokemon Go. Saham perusahaan melonjak lebih dari 14 persen menjadi 31.770 yen (US$ 300). Nilai tersebut naik 120 persen dari harga saham per 6 Juli.

Kenaikan saham mendongkrak kapitalisasi pasar Nintendo menjadi 4,5 triliun yen (US$ 42,5 miliar) sehingga lebih berharga dibandingkan Sony dengan kapitalisasi hanya 400 miliar yen.

Akhir pekan lalu, saham Nintendo juga menciptakan rekor saham yang paling atraktif diperdagangkan di bursa Jepang.

Sejak dirilis dua pekan lalu, permainan Pokemon Go telah memicu kegilaan di seluruh dunia. Pengguna turun ke jalan sambil memainkan permainan di ponsel masing-masing.

Investor bertaruh terhadap popularitas permainan tersebut. Bahkan saham Nintendo juga mendongkrak saham McDonald’s di Jepang 23 persen setelah restoran cepat saji ini menawarkan tempat untuk menangkap monster-monster Pokemon. Saham McD berakhir naik 5,26 persen menjadi 3.200 yen.

“Investor berbondong-bondong membeli saham Nintendo berkat kepopuleran Pokemon Go. McDonald’s menjadi salah satu yang mendapat manfaatnya,” kata pejabat eksekutif Ichiyoshi Asset Management, Mitsushige Akino.

“Booming muncul saat bisnis McD sudah mulai pulih setelah sempat terkena kasus skandal keamanan pangan. Ada harapan permainan Pokemon Go mendatangkan lalu lintas pelanggan ke jaringan toko McD.”

Karakter permainan hasil besutan Nintendo. Sumber foto: Forbes.com

Karakter permainan hasil besutan Nintendo. Sumber foto: Forbes.com

Permainan Pokemon Go dirilis di Amerika Serikat, Australia, dan Selandia Baru. Sejak akhir pekan lalu, jumlah negara yang dapat memainkan lebih dari 12. Namun Pokemon Go belum dirilis di Jepang.

Nintendo menolak mengatakan kapan aplikasi tersebut dirilis di pasar dalam negeri. Niantic, pengembang permainan yang bekerja sama dengan Nintendo tidak menjawab permintaan komentar.

CEO Niantic John Hanke yang dikutip Forbes mengatakan, alasan penundaan perilisan karena kapasitas server Jepang tidak cukup kuat untuk memenuhi lonjakan permintaan permainan.

Sumber: AFP



via didikpurwanto.com