Sabtu, 13 Agustus 2011

PRIA SEJATI

Menjadi seorang PRIA adalah masalah kelahiran. 
Tapi menjadi seorang PRIA SEJATI adalah masalah KEPUTUSAN!
Pria Sejati??
so, apakah makna PRIA SEJATI menurutmu?

Jumat, 12 Agustus 2011

Topeng Monyet

Topeng Monyet
Matahari siang ini begitu terik. Awan tak sejenak berhenti untuk sekadar menutupi terik mentari. Angka penghitung mundur di lampu merah pun juga lama. Sementara mobil dan motor tetap menyala, mengeluarkan asap knalpot dan bunyi berisik yang mengganggu telinga.

Di bawah tiang lampu merah, duduk bersila seorang pemuda sekira 25 tahun sambil menundukkan muka. Meski terik, kepalanya pun dibiarkan  dibelai sinar mentari. Pakaiannya lusuh. Tangannya menarik-narik rantai yang diikatkan pada kepala seekor kera. Beda dengan tuannya, si kera yang memakai topeng malah asyik main kuda-kudaan atau sepeda motoran sambil mengelilingi tuannya.

Kali ini, pemuda tersebut enggan membawa gamelan kecil untuk mengiringi sirkus kera. Entah tidak punya atau tidak ingin membawa. Tapi dari muka pemuda itu, aku melihat seraut wajah sedih yang bakal mengundang iba orang lain yang memandangnya.

Dan dugaanku ternyata benar. Saat lampu lalu lintas sudah berganti warna hijau, sebuah mobil membuka kaca dan penumpang di dalamnya melemparkan uang kertas ke pemuda itu. Sekonyong-konyong pemuda itu langsung bangkit. Mukanya langsung ceria.

Aku pun berlalu meneruskan perjalanan. Di atas motor, aku berpikir,"Mengapa masih ada pemuda yang mau melakukan pekerjaan itu? padahal badannya juga masih tegap dan semua bagian tubuhnya masih lengkap.

Lalu, apakah untuk mengharap iba orang lain harus memasang muka memelas? apalagi demi untuk mendapatkan selembar kertas uang ribuan atau sekeping uang logam? Apakah harus mengekang kebebasan seekor hewan dan memanfaatkannya demi uang??? Entahlah..

Jumat, 05 Agustus 2011

Asupan Penting Saat Sahur dan Berbuka

Berbukalah dengan makanan tanpa minyak
Berikut adalah asupan makanan dan minuman yang bisa dipakai saat sahur dan berbuka. Beberapa menu tersebut sudah pernah dibagikan ke atlet dan klien penting.

1. Sahur
Paling penting adalah air, vitamin  DAN elektrolit. Artinya, minum air putih dan buah-buahan, atau jus buah TANPA gula. Air kelapa juga boleh. Caranya minum air kelapa dulu, dan karena sifat elektrolit di air kelapa , maka kita akan masih merasa haus. Baru lanjut dengan minum air putih. Ketika tidur tubuh kita kehilangan berat 1-2 kg, dan itu adalah air. Jadi memulai puasa dengan restorasi cairan adalah langkah yang baik.

Selain itu, karbohidrat kompleks, nasi merah, ubi, spaghetti, bubur kacang hijau dengan gula aren, adalah karbohidrat yang "tahan lama" dalam membuat gula darah stabil, sehingga mood menjadi relatif lebih baik.

Serat, baik dari sayur atau buah, sangat bermanfaat untuk membersihkan usus. Sekalian. Serat adalah sapu alami yang membantu membersihkan sisa daging di sela- usus.

Berikan lemak sehat. Lemak atau minyak yang tidak digoreng, seperti olive oil, coconut oil, flaxseed oil. Misalnya dalam bentuk sambal. Lemak membuat pergerakan makanan di perut menjadi lambat, sehingga lebih tahan lapar. Akan tetapi kalau yg masuk minyak gorengan, baik dari fast food ug dibeli semalam sebelumnya, atau menggoreng telur pago hari, maka kita memasukkan radikal bebas ke dalam tubuh kita. Maka manfaat puasa secara fisiologis berkurang.

Jadi contoh menu yang "oke" seperti:
- Nasi merah dengan soto ayam, sambal minyak zaitun, cabe, bawang putih, kecap, buah pisang
- bubur kacang hijau dengan gula aren dan telur setengah matang, putih 3, kuning 1, buah jeruk
- bubur oatmeal dengan telur rebus dengan irisan tomat buah
- sandwich, roti gandum, dengan butter, selai kacang. Telur setengah matang 3 putih dan 1 kuning. Buah pepaya.

Menu Berbuka puasa
- air putih.
- minum yang manis alami TANPA gula. Air kelapa, jus  buah melon atau semangka, TANPA gula,  dan buah  lainnya. Hindari gula pasir karena akan menyebabkan efek  yoyo nantinya di hari Raya, dan memberi dampak kesehatan yang kurang baik
- karbohidrat kompleks akan lebih baik plus makanan yang tidak digoreng. Nasi putih, dan makanan gorengan akan membuat ngantuk saat tarawih. Gorengan mengikat oksigen darah sampai 20%

Contoh menu:
- Nasi merah dengan sate ayam, buah pisang
- nasi merah dengan soto ayam, buah jeruk
- spaghetti dengan saus tuna, dan salad buah

Pasca buka puasa
Minum lagi air. Usahakan mulai buka puasa sampai tidur minimal masuk air 1 liter

Sehubungan dengan olahraga. Maka ada beberapa pertimbangan. Pilihlah yg terbaik pada kondisi Anda
- Waktu yg ada
Kadang waktu yg ada untuk anda adalah sebelum berbuka atau setelah berbuka. Apapun itu, ambillah. Olahraga membantu kesehatan, dan sebaiknya dilakukan. Tinggal sesuaikan intensitas dengan waktu yang ada
- Jenis olahraga yg dikerjakan
Kalau jenis aerobik, lari, sepeda, sebelum berbuka bisa dilakukan walau dengan konsekuensi tidak bisa berlatih keras. Kalau model latihan beban atau latihan intensitas tinggi, sebaiknya setelah berbuka. Isi dahulu dengan cairan, elektrolit, vitamin n mineral. Apabila susah makan besar, pisang adalah senjata untuk bisa berlatih agak keras.
- Intensitas
Di bulan puasa, intensitas tidak bisa tinggi. Tentunya krn kurangnya cadangan glikogen di tubuh.
- Kondisi fisik
Kalau anda merasa lemas, sebaiknya tidak usah dipaksakan. Kalau tubuh terasa biasa saja, silahkan lanjutkan.

Note, seandainya anda ngegym. Sebaiknya pilih jenis latihan yang bebannya terkontrol. Beban bebas seperti bench press, shoulder press, dll, bisa menjadi berbahaya sandainya kita "black out" akibat belum pulihnya tenaga di tubuh. Gunakan latihan mesin.

Semoga berkenan.. Selamat puasa. Thanks to Phaidon L Toruan, dr MM
@phaidontoruan di milis MensHealthIndonesia

Tetap Olahraga Saat Puasa

Tetap Nge-gym Selama Puasa
Berolahraga saat puasa tentu akan menurunkan stamina. Namun ada cara agar kita tetap bisa berolahraga meskipun saat berpuasa.

Memang ada yang bilang bahwa olahraga saat puasa bisa dilakukan di pagi hari atau satu jam menjelang berbuka. Namun penjelasan secara ilmiahnya (berdasarkan milis MensHealthIndonesia) adalah sebaliknya.

Dari segi medis, olahraga akan berkaitan dengan sistem elektrolit dan hormonal tubuh. Pada saat pagi, tubuh masih kaya akan zat-zat elektrolit dan glikemik index (GI) masih terjaga karena sudah diasup oleh sahur dini hari tadi. Namun jika melakukan aktivitas berat seperti gym maka elektrolit akan dikuras habis untuk memberi energi sehingga GI juga akan turun drastis sebagai konpensasi pemenuhan energi.

Alhasil, pada siang hari sudah merasa lapar dan lemas, karena hormon ghrelin sebagai hormon pemberi signal rasa lapar akibat ketersediaan elektrolit dan energi sudah habis.

Sedangkan pada saat sore hari saat GI sdh turun(merasa lapar) hormon insulin pun berada di titik terendah, karena kadar gula yang turun dan harus segera diasup lewat berbuka. Jika pada jam-jam ini melakukan aktivitas berat seperti gym, maka insulin diintervensi oleh sel-sel otot untuk membongkar cadangan energi di otot. Akibatnya banyak pembakaran tubuh yang over kuota.

Insulin yang sudah turun ketika harus 'dipaksa' bekerja akan membuat efek fisiologis seperti kelelahan yang hebat. Nah ketika berbuka menjadi 'kalap' insulin yang semula drop menjadi naik drastis. Begitu juga dengan GI yang didorong naik karena tubuh yang sudah kehabisan energi dipaksa ngegym tadi.

Akibatnya apa ??? insulin yang berlebihan justru juga tidak baik. Efeknya mengantuk, semakin lemas dan tidak produktif. Sel-sel otot juga kurang berkembang karena syarat untuk berkembangnya sel-sel otot adalah nilai kadar insulin yang tetap terjaga seimbang (di samping faktor ketersediaan protein yang cukup dan hormon testosteron sebagai faktor lainnya untuk pembangunan konstruksi otot yang kokoh).

Yang dikhawatirkan selanjutnya adalah 'efek yoyo' karena gula tubuh yang terlalu melonjak akibat 'kalap ' makan karena tubuh 'terlalu lelah' dipaksa beraktivitas berat (ngegym) tadi.

Sedangkan olahraga sore, boleh saja, tetapi olahraga yang ringan dan tidak membuat insulin diintervensi berlebihan sehingga tetap menjaga kadar elektrolit yg seimbang. Seperti berjalan ringan 15-30 menit yang memiliki manfaat seperti menjaga kesehatan jantung, menguatkan tulang, membersihkan paru-paru, meningkatkan sistem imun, dan mengurangi kadar hormon stress (cortisol dan norepinefrin).

Alternatifnya, waktu yang ideal adalah satu jam setelah berbuka puasa. So, tetap olahraga meski puasa ya!

Kamis, 21 Juli 2011

Jodoh Paksaan

Namanya Mashudi. Pria berusia 36 tahun ini mengadu nasib mulai dari Klaten, Jakarta hingga Denpasar. Bekerja sebagai Kepala Sekolah SMP Islam Terpadu di Denpasar membuatnya lupa kalau usianya tidak muda lagi.

Maklum, di usianya yang cukup dewasa itu beliau belum menikah. "Masih belum ada yang cocok," katanya.

Setiap hari, beliau selalu berbagi cerita denganku. Mulai dari urusan pekerjaan, lingkungan sekolah, keluarga sampai urusan pribadinya, termasuk kriteria calon istri yang diidam-idamkannya. "Aku hanya mau menikah dengan dokter," jawabnya singkat.

Jadi, setiap hari aku disibukkan dengan curahan hati seorang kepala sekolah yang sibuk mencari pasangannya.

"Jodoh kita tentu sudah disiapkan oleh Tuhan. Kita tinggal berusaha menjemputnya. Tapi kita juga berhak menentukan jodoh kita seperti apa, untuk melengkapi hidup kita," jelasnya padaku lagi.

Aku hanya diam dan lebih banyak mendengarkan nasehatnya. Sebagai mahasiswa semester awal di perguruan tinggi di Denpasar itu, aku masih awam urusan masa depan, terutama jodoh.

Selama dua tahun menemani curhat, tak satupun wanita yang cocok dengan kriterianya. Kebanyakan ditolaknya. Kalaupun ada, wanita itu terpaut usia cukup jauh. Kendalanya datang dari orang tua si wanita yang tidak menyetujui pernikahan beda usia lebih dari 15 tahun tersebut.

Alhasil, beliau hanya pasrah sambil menunggu wanita idamannya, seorang dokter berjilbab.

Tiga tahun berlalu, datang seorang ustadz yang menawarkan seorang wanita berjilbab, namun profesinya hanya seorang perawat, belum menjadi dokter.

"Kalau ente menolak lagi (perawat), ente cari sendiri," ancam ustadz tersebut kepada pak Mashudi. Aku yang berada di samping mereka lagi-lagi hanya diam.

"Sabet aja Mas," ucapku lirih.

Sembari memberikan biodata dan foto si perawat,ustadz tadi memberikan petuah macam-macam. Menurut beliau,"Age is just a number. But young is forever." Meski usia sudah tidak lagi muda, tapi semangat muda harus tetap menyala.

Yahhhh, umur memang hanyalah angka. Bisa dianggap itu berkurang atau bertambah. Namun, Tuhan tidak akan menambah umur seseorang kan? Pastinya, si pemilik dunia seisinya ini sudah menentukan kadar usia masing-masing manusia, termasuk pula urusan jodoh.


Ustadz tadi kembali berujar,“Life is not a matter of chance, but a matter of choice." Manusia memang selalu diberikan kesempatan-kesempatan untuk diambil. Masalahnya, apakah manusia mau mengambil atau memilih kesempatan-kesempatan yang datang tersebut.

Decisions are the hardest to make especially when its a choice between where you should be and where you want to be.”

Kini, aku sudah empat tahun lebih berpisah dengan pak Mashudi dan ustadz "Pemaksa Jodoh" itu. Aku pun bekerja di ibukota dan kehilangan kontak dengan mereka. Namun kabarnya, pak Mashudi resmi menikahi perawat tadi. Beruntungnya, si perawat tadi adalah putri seorang purnawirawan ABRI di kota kembang,Bandung. Padahal, pak Mashudi adalah anak desa di kaki gunung Merapi di Klaten, putra anak petani dan ibu rumah tangga biasa.

"Sungguh beruntung kau pak Mashudi," kenangku.

Di antara B dan D, pasti ada C. Di antara "Birth" dan "Death" pasti ada Choice. Hidup itu pilihan, termasuk pilihan urusan jodoh.

Bagaimanakah Cinta Pertamamu?

Cinta itu SEDERHANA. Semudah dirimu bisa SEDIH sekaligus juga SENANG. Maka tak heran, banyak orang menyatakan cinta kepada orang yang dicintainya, meski ada yang ditolak ataupun diterima.

Banyak banget cerita CINTA yang sudah ditayangkan di film, sinetron, cerpen, novel atau pun media lainnya. Semua bisa terinspirasi dari apa yang ditontonnya.

Misalkan saja kisah CINTA PERTAMA. Tentu sudah banyak dari kita yang memiliki kisah itu, mulai dari SD, SMP atau bahkan SMA.

"You'll never forget your first love. Begitulah pesan yang ingin disampaikan dari film "FLIPPED". Tema yang sederhana, namun mampu dikemas dalam gaya bercerita yang asyik khas anak muda.

Kisah film ini bercerita tentang Juli Baker (Madeline Carroll) yang yakin pada tiga hal. Pertama, Juli yakin kalau semua pohon adalah suci. Kedua, Juli juga yakin kalau telur-telur yang setiap hari ia kumpulkan dari belakang rumahnya sangat baik untuk kesehatan. Dan yang terakhir, Juli yakin kalau suatu hari nanti ia akan berhasil mencium Bryce Loski (Callan McAuliffe).

Sejak pertama kali melihat Bryce, Juli masih duduk di kelas dua SD, namun Juli yakin Bryce adalah cinta pertamanya. Selama enam tahun penuh Juli memegang teguh apa yang ia yakini namun Bryce tak juga melirik.

Buat Bryce, Juli adalah cewek yang aneh. Bagaimana tidak, cewek mana yang suka duduk di atas pohon dan memelihara ayam. Selama enam tahun pula Bryce berusaha keras untuk menjaga jarak meski itu bukanlah usaha yang mudah karena mereka bersekolah di tempat yang sama dan rumah mereka pun berseberangan.

Enam tahun lewat dan tiba-tiba saja semuanya berubah. Bryce mulai bisa melihat Juli sebagai sosok yang menarik sementara sebaliknya, Juli mulai berpikir kalau sebenarnya tak ada yang menarik dari Bryce. Di titik akhir, Juli dan Bryce akhirnya menyadari siapa diri mereka dan apa yang selama ini mereka cari.

Selasa, 05 Juli 2011

Lelaki Harus Bisa Ini

Jadilah Lelaki Sejati
Konotasi “Lelaki Sejati” tidak hanya terkait dengan kemampuan lelaki memberikan pelayanan ketika melakukan hubungan intim dengan pasangannya atau pada bentuk otot-otot tubuhnya yang macho. Namun lebih luas daripada itu, makna kesejatian seorang lelaki pada dasarnya terletak pada kemampuan,  keahlian serta sikapnya dalam kesehariannya. Dengan kata lain, setiap perempuan akan merasa bangga dan tenang ketika berada di samping seorang lelaki sejati. Berikut ini harapan sejumlah perempuan tehadap lelaki sejati:

1. Menguasai Beberapa Olahraga Umum. Misalnya bermain sepak bola, badminton, bola basket atau berenang. Ini adalah olahraga yang paling sering diperkenalkan dan dipraktekkan sejak sekolah dasar hingga sekolah menengah. Kalaupun tidak jago memainkannya, minimal lelaki dituntut mengerti tentang olahraga ini. Untuk beberapa olahraga, bahkan ada keharusan untuk menguasainya. “Kalaupun pacar saya tidak bisa berenang, lalu siapa yang akan menolong saya jika tenggelam?” ujar Sita, 25, Sekretaris.

2. Menyetir. “Tidak harus menyetir mobil, tapi paling tidak lelaki sekarang harus pandai mengendarai motor,” tutur Lulu, 29, staf marketing. Bagi sebagian besar perempuan perkotaan, lelaki memang diharuskan bisa mengemudikan kendaraan, minimal motor. Nah, kalau bisa menyetir, otomatis (dan paling penting) lelaki juga harus tahu rute jalan. ”Kalau tidak, kemana-mana pasti nyasar. Masak harus aku yang selalu menjadi penunjuk jalan? Malu dong!” lanjut Lulu.

3. Bermain Gitar. Dalam film, para perempuan kerap berdesir menyaksikan seorang lelaki yang pandai bermain gitar, piano, keyboard atau alat musik apapun. Sepertinya terlihat romantis. Kebiasaan bermain alat musik ini seringkali dikaitkan dengan pergaulan atau kepribadian.”Katanya, lelaki yang bisa bermain gitar, identik dengan lelaki berotak cerdas dan berjiwa romantis? Hm, bener ga sih?” ujar Kristin, 30, wiraswasta.

4. Memanjat Pohon. Nah, ini slah satu yang wajib dikuasi  kaum lelaki, memanjat pohon apapun yang bisa dipanjat (asal jangan pohon lombok!) Bisa pohon, pagar, tembok atau bahkan panjat pinang di acara tujuhbelasan. “Kalau sampai ada lelaki tidak bisa memanjat pohon, malu-maluin banget deh! Bagaimana kalau aku minta diambilin mangga di atas pohon? Masak harus memenjat pohon sendiri?” kata Desi, 26, Humas.

5. Ganti Ban. Sudah menjadi tuntutan jika lelaki bisa ‘membawa’ mobil atau motor, berarti juga bisa mengganti ban atau atribut lainnya. Sementara untuk perempuan, tidak ada keharusan. “Toh jika tiba-tiba ban mobil saya kemps dan harus diganti, pasti ada lelaki yang bersedia membantu. Padahal, sebenanrnya saya bisa mengganti ban mobil sendiri,“ tutur Anna, 30, Editor.

6. Memperbaiki Kelistrikan. “Agak aneh kalau melihat lelaki tidak bisa membetulkan peralatan yang berhubungan dengan listrik di rumah. Sepertinya kurang oke!” ujar Sita, 25, Sekretaris. Pasalnya, jika lampu kamar tiba-tiba mati atau listrik di rumah mengalami konsluiting, kakak lelaki atau ayahSita pasti dengan sigapnya akan memperbaiki. Jadi, buat Sita, yang namanya lelaki memang harus bisa memperbaiki listrik sehingga tak harus bergelap-gelap di dalam rumah sambil menunggu petugas listrik datang.

7. Angkat Barang. Sudah dari sananya lelaki diberi kelebihan memiliki tenaga yang lebih besar dan kuat disbanding perempuan. Jadi untuk urusan mengangkat/mengambil barang berat atau mengambil benda di tempat tinggi, ya lelaki lebih mampu tentunya. “Wajar bila perempuan sangat mengandalkan lelaki untuk urusan angkat barang atau mengambil barang di atas lemari. Kita siap menyediakan makanan lebih kok supaya lelaki makin kuat,“ imbuh Intan, 28, art Designer.

8. Memasang Antena. “Yang ini tugasnya lelaki banget!” kata Dessy, 26, Accounting. Memasang dan memperbaiki posisi antenna televise atau parabola memang pekerjaan teknis yang biasa dipahami kaum lelaki. Jadi, menurut Dessy, tidak salah jika kaum perempuan banyak bergantung pada lelaki untuk urusan ini.

9. Jadi Imam Shalat. Buat Anda yang beragama Islam, pastinya ingin pasangan bisa menjadi imam saat shalat. Ini menjadi semacam simbol bahwa jika lelaki bisa menjadi imam, ia jug amampu membimbing pasangannnya. “Bagaimana bisa menjadi imam (pemimpin) keluarga, kalau menjadi imam shalat saja tidak bisa. Jadi, yang ini tidak bisa ditawar-tawar lagi.” tegas Ayu, 27, Karyawati Bank.

10. Membunuh Kecoa. Anda berani menghadapi kecoa, apalagi binatang menjijikan ini sudah terbang ke sana ke mari? Kalau tidak berani, tinggal bilang pada cowok Anda untuk membunuh kecoa tersebut. Kenapa? “Karena dia lebih berani dan dia seorang lelaki,” kata Devi, Karyawati Bank.

11. Buang Sampah. Mengapa ini menjadi keahlian yang harus dikuasai kaum lelaki? “Karena kaum perempuan sudah repot dengan urusan memasak dan mencuci piring. Jadi, lelaki lah yang seharusnya mengurusi sampah,“ canda Lulu, 28, Marketing.

12. Masak Mie Instan. “Keterlaluan kalau lelaki tidak bisa masak mie instan yang gampang dan sudah ada petunjuknya di bgian belakang kemasan!” ujar Ratna, 30, HRD Manager. Lelaki memang tidak suka direpotkan dengan urusan masak memasak. Jadi kalau sedang lapar dan tidak ada makanan di rumah, dijamin dia pasti akan makan di warung atau memasak mie instan saja yang mudah.