Senin, 09 Februari 2015

Kecewa Penjualan Tiket di Alfamart

Logo-alfamart Pada 13 Desember 2014, saya ingin nonton Doraemon Secret Gadgets Expo yang diadakan di Ancol. Takut tiket habis atau antre, saya memilih membeli tiket melalui Alfamart di Kenari 2, Salemba, Senen, Jakarta Pusat. Kebetulan toko tersebut dekat kosan dan menjual tiket tersebut.


Saat itu, saya dilayani Rahmat Hidayat dan diharuskan memakai KTP. Saya pun membayar tiket seharga Rp 90 ribu dan plus PPN jadi Rp 99 ribu. Karena membeli dua tiket, saya membayar Rp 198 ribu.


Proses pun selesai dan saya mendapat tiket berupa lembaran tiket berwarna putih khas print-print an. Nantinya, tiket itu harus ditukar dengan tiket resmi di lokasi acara.


Lantas berangkatlah saya ke Ancol dengan adik saya. Ternyata tiket Doraemon Expo tidak termasuk tiket masuk Ancol. Saya harus membayar Rp 20 ribu per orang dan Rp 15 ribu untuk parkir motor. Total Rp 55 ribu.


Masuklah saya menelusuri pusat perbelanjaan tempat acara tersebut. Sesampainya di sana, saya diharuskan menukar tiket Alfamart dengan tiket asli. Namun pas di konter tiket, petugasnya bilang tiket tersebut tidak ada verifikasi berupa stempel toko. Jadi tidak dapat diproses.


“Kami juga tidak bisa memproses tiket dari Alfamart karena data paling lambat baru masuk tiga hari kemudian. Ini belum ada sehari. Dari data kami, penjualan dari Alfamart belum bisa masuk,” kata petugasnya.


Ia juga menyarankan agar membeli tiket yang baru. Untuk tiket Alfamart tadi, bisa menemui Pak Christian.


Saya disuruh menemui Pak Christian di loket bagian atas. Atas saran beliau, tiket bisa ditukar kembali di lokasi pembelian tiket awal (Alfamart).


doraemon


Sebelumnya, saya sempat ngotot dengan petugasnya karena tiket dari Alfamart tidak asli karena tidak ada stempel. Saya disarankan kembali dan meminta stempel dari Alfamart.


Tapi bila cara itu saya lakukan, saya harus berkorban dua kali jalan dan nantinya harus membayar tiket masuk Ancol lagi seharga Rp 55 ribu. Belum lagi kerugian macet selama Ancol-Salemba.


Apalagi kebetulan adik saya hanya bisa menonton saat itu dan keesokan harinya harus balik lagi ke Jawa Timur.


Saya memilih untuk membeli tiket baru. Saran Pak Christian, sepulang nonton, tiket bisa ditukar dengan uang kembali di tempat pembelian semula.


Selepas kembali, saya langsung ke Alfamart untuk menukar tiket. Tapi ternyata tiket tidak bisa dikembalikan (dengan alasan macam-macam). Namun dia akan koordinasi dengan atasannya terlebih dahulu. Saya diminta kembali tiga hari kemudian.


Saat saya kembali, ternyata belum ada kabar dari Alfamart. Tiket diminta oleh petugas Alfamart untuk dikonfirmasi ke penyelenggara Doraemon.


Saya sempat tiga kali lebih untuk kembali ke Alfamart. Ujungnya dia akan memproses tiket tapi tidak bisa langsung selesai. Kemungkinan uang akan cair akhir Januari 2015.


Saya menunggu sampai 28 Januari 2015 dan saya diminta ke Alfamart untuk mengambil uang tiket.


Namun sampai di sana ternyata uang itu hanya bisa dikembalikan Rp 150 ribu. Saya tanya alasan mengapa tidak bisa kembali penuh dan Rahmat Hidayat bilang itu sudah aturan perusahaan. Jika membatalkan tiket, biasanya ada potongan.


Daripada uang saya tidak kembali, saya akhirnya menerima uang tersebut. Tapi setelah saya ngobrol panjang lebar dengan Rahmat, diketahui ternyata uang Rp 150 ribu itu milik Rahmat sendiri dan bukan uang dari penyelenggara Doraemon atau dari Alfamart.


Dari situ saya marah dan saya langsung mengembalikan lagi uang itu ke Rahmat. “Daripada masnya datang terus ke sini. Saya juga bingung karena tidak ada penyelesaian dari atasan dan penyelenggara, lebih baik saya kasih uang saya dulu. Hitung-hitung saya yang salah,” katanya.


Namun saya tidak bisa menyalahkan Rahmat meski ia juga salah tidak menyertakan stempel toko di tiket. Namun saya lebih menyalahkan penyelenggara atau Alfamart yang tidak segera merespon hak konsumen. Rahmat juga mengaku dalam ketentuan tiket Doraemon tidak mengharuskan ada stempel khusus toko karena dalam tiket sudah tertera nama toko.


Ini bukan soal uang Rp 200 ribu. Tapi itu memang hak saya karena tiket ternyata tidak bisa dipakai di tempat acara. Kalau sampai mengorbankan karyawan sendiri, bagaimana tanggung jawab perusahaan atau penyelenggara? Beginikah perusahaan atau penyelenggara melayani konsumen?


Mohon penyelesaian segera. Saya mau uang saya kembali.


Note: Saya tidak menginginkan ada pemecatan pada karyawan yang saya sebut tadi.






via didikpurwanto.com

Minggu, 08 Februari 2015

China akan Pekerjakan Banyak Robot

robots China akan memekerjakan lebih banyak robot pada pabrik produksinya mulai 2017. Robot akan ditempatkan pada pabrik automotif dan elektronik.


Federasi Robotika Internasional (IFR) menyatakan, China sangat jauh tertinggal dibanding negara maju lainnya terkait penggunaan robot di pabrik. China hanya memiliki 30 robot per 10 ribu pekerja yang bekerja di industri manufaktur.


Padahal Korea Selatan memekerjakan 437 unit, 323 unit di Jepang, 282 unit di Jerman, dan 152 unit di Amerika Serikat.


Namun penggunaan robot lebih banyak di pabrik akan mengurangi biaya tenaga kerja seiring inflasi yang terus meningkat. Operasional robot pada industri akan naik dua kali lipat menjadi 428 ribu unit pada 2017.


“Perusahaan terpaksa berinvestasi semakin banyak robot sehingga pabrik lebih produktif dan mampu meningkatkan kualitas. Pada saat ini industri automotif akan lebih banyak memakai robot. Namun dua hingga tiga tahun lagi akan banyak dipakai industri elektronik,” kata Sekretaris Jenderal IFR Gudrun Litzenberger.


Produsen robot Jepang masih memiliki pangsa pasar terbesar sekitar 60 persen. Namun pemasok China tumbuh cepat dengan sekitar seperempat persen di pasar. Sebagian besar sisanya dipasok produsen Amerika Serikat dan Eropa.


Empat produsen robot asing, seperti Swiss ABB, Kuka Jerman, Yaskawa dan Fanuc Jepang telah memiliki lokasi produksi di China dan diharapkan bisa mengikuti kesuksesan produsen tersebut.


“Otomatisasi pabrik di China baru saja dimulai. Kami telah menyaksikan cepat. Pertumbuhan melonjak selama dua hingga tahun terakhir, bahkan melampaui harapan kami,” kata Managing Director ABB Robotics Per Vegard Nerseth.


Industri automotif masih menjadi pelanggan terbesar robot di China, terhitung sekitar 40 persen dari operasional robot di seluruh industri. Produsen mobil Eropa seperti volkswagen dan Daimler yang telah berinvestasi di China membawa pemasok robotikanya. Industri elektronik diharapkan mengikuti.


Pemanufaktur Taiwan, Foxconn yang memproduksi iPhone dan iPad milik Apple sudah memakai robot Foxbot serta menggunakan robot dari pemasok lainnya.


Sumber: Reuters






via didikpurwanto.com

Sabtu, 07 Februari 2015

Twitter Gagal Dongkrak Pengguna

twitface1 Twitter Inc mencatatkan pendapatan kuartal IV-2014 naik 97 persen menjadi US$ 479,1 juta dibanding perkiraan analis hanya mendapatkan US$ 449,9 juta. Perusahaan juga masih mencatatkan rugi bersih meski telah membaik menjadi US$ 125,4 juta.


Namun perbaikan kinerja perusahaan belum dianggap positif oleh investornya. Hal ini disebabkan penambahan jumlah penggunanya tak signifikan. Perusahaan berbasis di San Francisco ini mencatatkan kenaikan pengguna sebesar 13-16 juta orang dalam periode tersebut, naik 4,5 persen.


CEO Twitter Dick Costolo masih memikirkan cara meningkatkan jumlah penggunanya dengan merilis beberapa fitur baru, termasuk menyediakan layanan unggah video dan pesan bersama (chat group via direct message). Ia merilis fitur tersebut dengan harapan mampu mendatangkan iklan lebih banyak.


“Kami tahu mereka memiliki alat monetasi untuk secara signifikan mengembangkan bisnis,” kata analis Monness Crespi Hardt & Co James Cakmak.


Ia menilai, investor masih memaafkan Twitter atas hasil pertumbuhan pengguna yang masih lambat. “Mereka masih mendapat izin saat ini,” katanya.


Costolo menganggap pertumbuhan pengguna tetap menjadi prioritas dan investor diminta yakin atas kinerjanya selama ini. “Kami sedang mengejar strategi itu dan bagaimana kita berpikir tentang mengevaluasi diri kita sebagai bagian strategi tersebut,” katanya.


Hingga kuartal IV-2014, jumlah penggunanya naik 20 persen (yoy) menjadi 288 juta. Namun persentasenya sedikit menurun dibanding kenaikan 23 persen tahun sebelumnya.


Saham Twitter langsung melonjak 13 persen menjadi US$ 41,26 per saham di bursa New York. Setahun lalu saham perusahaan anjlok dibanding kenaikan 11 persen pada indeks Standard & Poor 500. Beberapa aksi korporasi yang dilakukan sempat mendongkrak sahamnya namun belum pernah melampaui saham tertingginya lagi di level US$ 58,98 setahun lalu.


Untuk kuartal I-2015, Twitter diproyeksikan memeroleh pendapatan sekitar US$ 440-450 juta dibanding perkiraan analis US$ 449,9 juta.


grafik HL 10


“Dia melakukan pekerjaan besar meski hasilnya belum sepenuhnya positif. Kenyataannya, mereka setiap kuartal (dalam tiga kuartal terakhir) masih gagal meningkatkan jumlah pengguna,” kata analis Forrester Research Inc Nate Elliot.


Investor masih memertanyakan keseriusan Twitter mendongkrak jumlah pengguna, terutama bila harus bersaing dengan Facebook yang kini sudah memiliki 1,39 miliar pengguna.


Instagram, aplikasi berbagi foto milik Facebook baru-baru ini melampaui jumlah pengguna Twitter dengan mencatatkan 300 juta pengguna.


Sumber: Bloomberg, Reuters






via didikpurwanto.com

Selasa, 03 Februari 2015

Laba Lenovo Terdongkrak Motorola

Lenovorola Lenovo Group Ltd mencatatkan laba kuartal IV-2014 mencapai US$ 253 juta, lebih tinggi dari prediksi analis yang memerkirakan US$ 182,4 juta. Saham Lenovo di bursa Hong Kong naik 7,3 persen, kenaikan terbesar sejak April 2013.


CEO Lenovo Yang Yuanqing mengatakan, penjualan ponsel Motorola yang kini menjadi anak usahanya sekitar 10 juta unit, naik 118 persen dibanding 2013. Motorola diperkirakan akan untung dalam empat hingga enam kuartal ke depan.


Keuntungan di lini ponsel mengompensasi kenaikan penjualan komputer pribadi (PC) dan penurunan di lini server. “Akuisisi ini tampak seperti yang kami harapkan. Tapi keuntungan bisnis PC jauh lebih baik,” katanya.


Saham Lenovo ditutup pada HK $ 10,92 per saham. Kenaikannya yang mencapai di atas tujuh persen melampaui kenaikan indeks Hang Seng sebesar empat persen.


Analis Sanford C Bernstein & Co Alberto Moel mengatakan, pembelian Motorola membantu Lenovo meningkatkan pengiriman ponsel global sebesar 78 persen menjadi 24,7 juta unit. Jumlah tersebut terbesar keempat dunia di bawah Apple, Samsung, dan Xiaomi.


Lembaga riset IDC memerkirakan pangsa pasarnya akan naik dari 4,8 persen menjadi 6,6 persen. “Kami sangat beruntung kedua bisnis yang diakuisisi (Motorola dan server IBM) mendapatkan hasil cukup baik. Motorola tumbuh sangat cepat, hampir dua kali lipat dibanding sebelumnya dan untuk pertama kalinya mampu menjual di atas 10 juta unit tahun lalu,” kata Yang.


Lenovo yang berkantor pusat di Beijing dan Morrisville, North Carolina melaporkan penjualan naik 31 persen menjadi US$ 14,1 miliar pada kuartal III-2014, dari US$ 10,8 miliar pada kuartal III-2013. Padahal analis hanya memerkirakan penjualan US$ 13,5 miliar.


“Segmen bisnis Lenovo sekarang lebih beragam dari sisi geografis. Mereka juga memiliki rentang produk lebih baik. Perusahaan ini juga menjadi kurang tergantung pada pasar China dan produk PC,” kata analis Guotai Junan International Holdings Ltd Ricky Lai.


Sumber: Bloomberg, Business Insider






via didikpurwanto.com

Minggu, 01 Februari 2015

Cara Menghemat Baterai iPhone

iphone ok iPhone Apple sering kali dikeluhkan karena boros baterai. Apalagi kapasitas dayanya juga tidak tinggi. Berikut cara menghemat baterai iPhone di model apapun.


1. Matikan Kecerahan Layar

Arahkan ke level terendah (ke kiri).


1i


2. Nyalahkan auto brightness

Layar akan mengatur kecerahan layar secara otomatis sesuai lingkungan.


Masuk setting > Display & Brightness > Nyalakan fitur autonya.


2i


3. Matikan Bluetooth


3i


4. Matikan 4G LTE

Jika operator sudah menyediakan jaringan 4G, lebih baik matikan.


Masuk menu setting > celluler > enable LTE


4i


5. Cek aplikasi

Jika sudah memakai iOS8, matikan aplikasi yang boros baterai.


Masuk setting > general > usage > battery usage


5i


6. Matikan latar belakang aplikasi

iOS 8 membiarkan aplikasi bisa berjalan di beriringan. Ini bisa menghabiskan baterai.


Untung mengurangi, masuk ke setting > general > background app refresh > matikan fitur tersebut.


6i


7. Matikan notifikasi

Notifikasi akan memicu layar menyala dan mengurangi daya.


Masuk setting > notifications dan matikan di allow notifications.


7i


8. Matikan animated backgrounds


Masuk setting > wallpaper > pilih wallpaper standar


8i


9. Matikan GPS


Masuk setting > privacy > location service dan matikan.


Anda juga bisa mematikan fitur tersebut pada aplikasi yang memasang fitur itu.


9i


10. Matikan email


Masuk ke setting > mail, contact, calendars > matikan tombol push.


10i


11. Pilih auto lock lebih cepat


Masuk ke setting > general > auto lock > pilih yang satu menit


11i


12. Beli case charger

Saat ini sudah tersedia case sekaligus berfungsi sebagai charger (pengisi daya).


get-a-mophie-case


Sumber: Business Insider






via didikpurwanto.com

Jumat, 30 Januari 2015

Bos McD Pertama dari Eropa

SteveEasterbrookMain McDonald’s telah mengumumkan pengunduran Don Thompson dan menggantinya dengan Steve Easterbrook. McD sebagai restoran cepat saji terbesar di dunia menginginkan keuntungan dibandingkan kerugian yang terjadi 10 tahun terakhir.


Easterbrook adalah CEO McD pertama kali dari Benua Eropa. Namun ia bukan orang pertama dari Eropa yang menjadi CEO di perusahaan Amerika Serikat. Charlie Bell adalah orang Australia pertama yang menjadi CEO McD.


Easterbrook yang dibesarkan di Watford, Inggris akan memiliki tantangan mengembalikan kejayaan McD di dunia, khususnya bersaing dengan restoran serupa. Selama ini McD selalu dianggap sebagai restoran tradisional dibanding restoran khusus dan kelas atas.


Dengan pengalamannya pernah menjadi CEO Pizza Express dan Wagamama, ia diminta meningkatkan merek McD agar bisa naik kelas kembali.


Di masa mudanya, Easterbrook yang kini berusia 47 tahun adalah pecandu menu McD. Ia sering pergi ke taman sambil berolahraga dan selalu makan di restoran McD.


“Saya selalu membawa tiga hingga empat pound. Uang itu cukup untuk menutupi ongkos kereta dan makan di McD. Itu pertama kalinya saya makan kentang goreng dan minuman shake McD,” kenangnya.


Ia juga sempat belajar ilmu alam di Universitas Durham, Inggris. Setelah lulus, ia melanjutkan bekerja di perusahaan jasa profesional PricewaterhouseCoopers sebagai akuntan.


Pada 1993 ia bergabung di McD sebagai manajer pelaporan keuangan di London. Dia menghabiskan 18 bulan di Universitas Hamburger, sebuah akademi pelatihan perusahaan di dekat Chicago. Dia bekerja di bagian operasional dan keuangan sebelum akhirnya dipromosikan sebagai Wakil Presiden McD untuk wilayah selatan Inggris pada 2001.


Pada 2006, ia menjadi bos McD Inggris dan mengawasi 1.200 outlet. Anggaran pemasarannya mencapai 35 juta euro. Selama menjadi bos, ia merombak susunan menu McD, khususnya menu makanan sehat dan mengubah desain restoran.


Ia meminta Richard Robinson, managing partner konsultasi manajemen Inggris untuk mengurus pemasaran antara 2004-2006.


“Easterbrook seorang pemimpin. Manajer pria luar biasa dan ia berbuat baik ke semua karyawan. Dia juga terbiasa melayani pelanggan dan memimpin dari meja depan sehingga ia tahu setiap inci bagaimana restoran bekerja. Di atas semua itu, dia selalu memercayakan semua pekerjaan ke semua karyawan dan kita selalu bilang I’m lovin it (aku menyukai itu) yang kini menjadi slogan perusahaan,” katanya.


Pada 2010, Easterbrook dipromosikan menjadi Presiden McD Eropa dan bertanggung jawab mengurus 7.000 restoran di 39 negara. Dia awalnya sempat diminta mengurus merek utama McD global selama dua bulan namun langsung diminta kembali ke Eropa.


Mungkin karena tidak sejalan, ia keluar dari McD dan menjadi Kepala eksekutif restoran Pizza Express di Inggris. Ia mampu meningkatkan jumlah dari 400 menjadi 600 outlet pada 2011.


Setahun kemudian, ia meninggalkan jabatannya dan pindah ke restoran Wagamama. Ia mampu meningkatkan pertumbuhan outlet dari 84 unit menjadi 140 unit global.


Ia kembali ke McD pada 2013 dan kembali mengurus bagian merek global, namun bermarkas di Illinois. McD meluncurkan kampanye iklan global utama yang digambarkan sebagai transformasi merek.


Di tempat lain, McD mencoba bertransformasi menjadi restoran kelas atas di Australia dan membuat perubahan dramatis pada berbagai menu di Amerika Serikat. Ini dipicu pelambanan pertumbuhan bisnis McD setahun terakhir.


Ia yang menjadi karyawan McD sejak 1993 diminta meningkatkan keterampilannya memasarkan merek McD ke seluruh dunia. Itu bukannya tugas mudah yang diemban karena sejak kepemimpinan Don Thompson, jumlah restoran tidak bertambah. Mampukah ia mengembalikan kejayaan McD?


grafik mcd


Sumber: Business Insider






via didikpurwanto.com

Bos McDonald’s Mundur

mcdonalds-copy1 CEO McDonald’s Corp Don Thompson akan mengundurkan diri akhir Februari. Hal ini dipicu keuangan perusahaan yang terus memburuk dalam satu dasawarsa terakhir.


Posisinya akan digantikan Chief Brand Officer Steve Easterbrook. Saham perusahaan langsung melonjak 3,2 persen setelah pengunduran diri Thompson.


Thompson merupakan mantan bos McD Amerika Serikat. Lelaki 51 tahun ini memegang kendala McD pusat sejak Juli 2012. Namun sejak kepemimpinannya, keuntungan perusahaan terus menurun.


Hingga September lalu, McD melaporkan penurunan jumlah gerai. Padahal restoran cepat saji lainnya justru menambah gerai.


Ia mengklaim penjualan perusahaan tertekan kekacauan politik dan ekonomi di Eropa dan masalah keamanan pangan di China. Beberapa waktu lalu, McD sempat diisukan memakai ayam kadaluarsa sehingga pelanggan di Jepang protes.


“Saya tidak berpikir (menjadi CEO) terlalu banyak kejutan. Mungkin dalam waktu, tapi tidak dalam tindakan. Ini menjadi sesuatu yang orang lain telah bicarakan sebelumnya,” kata analis Sanford Bernstein Sara Senatore.


mcd


McD memerkirakan bisnisnya hingga semester I-2015 masih melemah. Perusahaan juga akan memangkas anggaran pembangunan tahunan ke level terendah sejak lima tahun terakhir, khususnya akibat membuka restoran terlalu sedikit di pasar.


Sebagai pengganti Thompson, Easterbrook dinilai mampu berinisiatif dalam penjualan digital dan upaya meningkatkan inovasi menu. Pengamat industri mengatakan, rekam jejaknya sangat baik, terutama saat menjalankan bisnis di Inggris.


Berdasarkan sumber Guardian, bisnis yang dijalankan pada era 2000-an justru fokus pada bisnis inti hamburger. Itulah sebabnya, Easterbrook diminta memfokuskan McD ke makanan tersebut.


“Inggris telah menjadi pasar yang bagus bagi mereka untuk waktu yang lama. Tapi itu tidak selalu. Dia bagus memainkan peran dalam perputaran,” katanya.


Masalahnya, pengalaman Easterbrook di Inggris apakah mampu diterapkan di Amerika Serikat, khususnya menandingi pesaing seperti Five Guys Burgers dan Fries, Chipotle Mexican Grill, dan outlet kecil lainnya. Jenis restoran cepat saji tersebut menyediakan produk segar berkualitas tinggi.


Easterbrook memang memiliki pengalaman memimpin restoran cepat saji. Pada 2011, ia sempat meninggalkan McD dan memimpin restoran di Inggris, PizzaExpress LTD kemudian Wagamama Ltd yang menjadi jaringan restoran mie Jepang. Ia kembali ke McD pada 2013.


Christopher Rowane, seorang manajer portofolio di Bahl & Gaynor Investment Counsel mengatakan telah memiliki satu juta saham di McD. Easterbrook adalah pilihan logis memimpin perusahaan.


“Saya pikir dia sangat pas. Ini benar-benar kita melihat kekosongan posisi di McD. Mereka mencoba benar-benar mencari merek untuk dapat mendorong pertumbuhan penjualan dengan toko yang sama,” katanya.


Sumber: Reuters






via didikpurwanto.com